You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Loading...
Logo Desa Pulukan

Desa Pulukan

Kec. Pekutatan, Kab. Jembrana, Provinsi Bali

Website Resmi Desa Pulukan : https://pulukan.desa.id Kode Desa : 51.01.03.2002. Kode POS : 82262. Email : pemdes@pulukan.desa.id / pulukandesa@gmail.com. Facebook ID : pulukan.pulukan Youtube : Desa Pulukan --- DEMI JEMBRANA PASTI BISA !!! --- Pemerintah Desa Pulukan mengucapkan Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan bagi seluruh umat Hindu yang merayakannya

Tawur Balik Sumpah ring Pura Puseh lan Desa Pulukan

Administrator 31 Agustus 2023 Dibaca 179 Kali
Tawur Balik Sumpah ring Pura Puseh lan Desa Pulukan

Desa Pulukan - Kamis, 31 Agustus 2023, ring Madya Mandala Pura Puseh lan Desa Pulukan digelar Upacara Tawur Balik Sumpah yang juga merupakan rangkaian Karya Agung Ngenteg Linggih lan Ngusaba Desa di Desa Pulukan. Upacara ini dipuput oleh Ida Rsi Bujangga Dharma Santika saking Gumbrih.

Tujuan dilangsungkan Upacara Tawur Balik Sumpah yang merupakan salah satu dari Upacara Bhuta Yadnya, adalah untuk menetralkan hal yang negatif, mencegah Bhuta menganggu masyarakat di dalam mejalankan Upacara dan juga menghilangkan leteh Sekala Niskala. Dalam acara ini, berbagai jenis caru dan tawur diadakan dengan tujuan memberikan persembahan kepada dewa-dewa sebagai bentuk penghormatan dan memohon keselamatan. Tawur Balik Sumpah sendiri memiliki makna mendalam, yakni membersihkan diri dari sumpah buruk dan mereset komitmen yang positif.

Perbekel Pulukan, I Wayan Armawa, mengungkapkan, "Acara Pecaruan Tawur Balik Sumpah ini adalah momentum yang sangat penting bagi masyarakat kami. Melalui upacara ini, kami menghormati tradisi leluhur dan menjaga keseimbangan antara alam semesta, manusia, dan dewa-dewa. Semoga acara ini membawa keberkahan dan keharmonisan bagi seluruh warga Desa Pulukan."

Upacara Tawur Balik Sumpah di Desa Pulukan telah berlangsung dengan sukses, memberikan pesan kuat tentang pentingnya menjaga keharmonisan dengan alam dan sesama manusia. Tradisi ini tidak hanya mengakar dalam budaya lokal, tetapi juga mengingatkan kita tentang pentingnya menjaga keseimbangan di dunia yang kita tempati.

Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image